Rabu, 23 September 2015



RESENSI BUKU

A.    Identitas Buku
Judul                           : Islam Nusantara Dialog Tradisi dan Agama Faktual
Pengarang                   : M. Rikza Chamami, MSI
Penerbit                       : Pustaka Zaman
Tempat Terbit              : Semarang
Tahun Terbit                : 2015
Cetakan                       : Pertama, Juli 2015
Jumlah Halaman          : iv-98
ISBN                           : 978-602-8462-91-4
Harga                          : Rp.20.000,00



B.     Isi Buku
Buku ini berjudul Islam Nusantara dialog tradisi dan agama faktual, diperuntukkan untuk kalangan masyarakat indonesia dan mahasiswa, supaya dapat dipelajari sebagai sumber pengetahuan dan memahami problematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya mengenai agama Islam dan budaya-budaya yang menyelimutinya. Buku ini ditulis oleh M. Rikza Chamami, MSI, dimana dalam buku ini masyarakat maupun mahasiswa dapat mengetahui bahwa agama Islam tidak harus ditanggapi dengan monoton (saklek).
Buku ini tergolong buku pengetahuan yang isinya mengenai karakter Islam nusantara, dengan mengenal islam nusantara, meneguhkan jatidiri Islam nusantara, tadarus warna-warni pemikiran Islam nusantara. Dan bagaimana membumikan Al-Qur’an dengan langgam nusantara. Pada bagian selanjutnya buku ini memberi pengetahuan mengenai agama sosial yang berkebudayaan yang isinya agama ramah dialog budaya, pesantren berwawasan pendidikan kebudayaan, fiqih politik bahasa santun, memusuhi radikalisme dan tetap mencintai islam, mengurangi masalah radikalisme pendidikan agama.
Dan bagian yang terakhir mengenai islam nusantara cinta damai yang isinya mengenai islam nusantara menyinergikan ajaran Islam dengan adat istiadat lokal bukan membudayakan syariat dengan pemahaman sempit. Memahami warna Islam nusantara melaui dialog tradisi dengan empat dimensi yaitu agama, tradisi, sejarah, dan sikap ramah dalam beragama. Selain itu juga dijelaskan dalam buku ini bahwa agama itu mengenal konsep, faktual, dan hubungan sosial yang semuanya harus berjalan dengan bebarengan. Dan yang terakhir yaitu memantapkan kualitas keilmuan santri. Tentu berbeda antara orang santri dan orang biasa yang belum pernah nyantri. Orang santri dibekali ilmu-ilmu agama yang dapat menguatkan nasionalisme dan menjauhkan paham radikal. Sedangkan orang yang belum pernah nyantri belum tentu dibekali ilmu agama sedemikian rupa.

C.    Hasil Resensi
1.    Kelebihan
Buku ini memberikan banyak informasi yang bermanfaat bagi pembaca, menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan budaya dan agama islam dan bagaimana menyikapi perbedaan pendapat antara budaya satu dengan budaya yang lain. Selain itu buku ini juga didukung oleh tokoh-tokoh agama, dan pejabat-pejabat tinggi. Jadi buku ini reomendasi yang bagus untuk menambah wawasan kita. Dengan jumlah halaman buku yang berkisar 106 lembar ini memudahkan kita untuk membaca dengan hikmat. Selain itu buku ini juga terdapat informasi terbaru salah satunya membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan langgam jawa, hal ini membantu kita bagaimana menyikapi hal tersebut.
2.    Kekurangan
Dalam buku ini akan lebih menarik jika ada contoh gambar budaya-budaya yang dituliskan didalamnya. Bahasa yang digunakan cukup membingungkan pembaca akan lebih baik jika dibelakangnya diberikan arti dari kosakata yang sulit seperti komprehensif, dialektika antarsistem, inisiasi, mendikotomi, dan masih banyak lagi. Dan dibuku ini juga banyak tokoh-tokoh dari Nahdlatul Ulama yang memberikan pendapat-pendapat mengenai pembahasan yang ditulis didalamnya, akan lebih baik jika ada pandangan dari tokoh lain yang bisa mengimbanginya.
D.    Penutup
Semoga buku ini akan membantu pembaca untuk memperoleh wawasan. Dengan dihadirkan buku ini kita tak perlu lagi khawatir untuk menyikapi masalah-masalah yang berkaitan dengan budaya dan agama islam karena didalam buku ini kita diberi petunjuk untuk menyikapinya. Buku ini merupakan rekomendasi yang baik untuk pembaca apalagi untuk mahasiswa yang perlu bimbingan dalam menghadapi persoalan hidup bermasyarakat. Selamat membaca kawan-kawan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar