RESENSI BUKU
A. Identitas Buku
Judul : Islam Nusantara
Dialog Tradisi dan Agama Faktual
Pengarang : M. Rikza Chamami, MSI
Penerbit : Pustaka Zaman
Tempat Terbit : Semarang
Tahun Terbit : 2015
Cetakan : Pertama, Juli 2015
Jumlah
Halaman : iv-98
ISBN :
978-602-8462-91-4
Harga : Rp.20.000,00
B. Isi Buku
Buku ini berjudul Islam Nusantara dialog tradisi dan agama
faktual, diperuntukkan untuk kalangan masyarakat indonesia dan mahasiswa,
supaya dapat dipelajari sebagai sumber pengetahuan dan memahami problematika
dalam kehidupan sehari-hari khususnya mengenai agama Islam dan budaya-budaya
yang menyelimutinya. Buku ini ditulis oleh M. Rikza Chamami, MSI, dimana dalam
buku ini masyarakat maupun mahasiswa dapat mengetahui bahwa agama Islam tidak
harus ditanggapi dengan monoton (saklek).
Buku ini tergolong buku pengetahuan yang isinya mengenai
karakter Islam nusantara, dengan mengenal islam nusantara, meneguhkan jatidiri
Islam nusantara, tadarus warna-warni pemikiran Islam nusantara. Dan bagaimana
membumikan Al-Qur’an dengan langgam nusantara. Pada bagian selanjutnya buku ini
memberi pengetahuan mengenai agama sosial yang berkebudayaan yang isinya agama
ramah dialog budaya, pesantren berwawasan pendidikan kebudayaan, fiqih politik
bahasa santun, memusuhi radikalisme dan tetap mencintai islam, mengurangi
masalah radikalisme pendidikan agama.
Dan bagian yang terakhir mengenai islam nusantara cinta damai
yang isinya mengenai islam nusantara menyinergikan ajaran Islam dengan adat
istiadat lokal bukan membudayakan syariat dengan pemahaman sempit. Memahami
warna Islam nusantara melaui dialog tradisi dengan empat dimensi yaitu agama,
tradisi, sejarah, dan sikap ramah dalam beragama. Selain itu juga dijelaskan
dalam buku ini bahwa agama itu mengenal konsep, faktual, dan hubungan sosial
yang semuanya harus berjalan dengan bebarengan. Dan yang terakhir yaitu
memantapkan kualitas keilmuan santri. Tentu berbeda antara orang santri dan
orang biasa yang belum pernah nyantri. Orang santri dibekali ilmu-ilmu agama
yang dapat menguatkan nasionalisme dan menjauhkan paham radikal. Sedangkan orang
yang belum pernah nyantri belum tentu dibekali ilmu agama sedemikian rupa.
C. Hasil Resensi
1.
Kelebihan
Buku ini memberikan banyak informasi yang bermanfaat bagi pembaca,
menjawab masalah-masalah yang berkaitan dengan budaya dan agama islam dan
bagaimana menyikapi perbedaan pendapat antara budaya satu dengan budaya yang
lain. Selain itu buku ini juga didukung oleh tokoh-tokoh agama, dan
pejabat-pejabat tinggi. Jadi buku ini reomendasi yang bagus untuk menambah
wawasan kita. Dengan jumlah halaman buku yang berkisar 106 lembar ini memudahkan kita
untuk membaca dengan hikmat. Selain itu buku ini juga terdapat informasi
terbaru salah satunya membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan langgam jawa, hal
ini membantu kita bagaimana menyikapi hal tersebut.
2.
Kekurangan
Dalam buku ini akan lebih menarik jika ada contoh gambar budaya-budaya
yang dituliskan didalamnya. Bahasa yang digunakan cukup membingungkan pembaca
akan lebih baik jika dibelakangnya diberikan arti dari kosakata yang sulit
seperti komprehensif, dialektika antarsistem, inisiasi, mendikotomi, dan masih
banyak lagi. Dan dibuku ini juga banyak tokoh-tokoh dari Nahdlatul Ulama yang
memberikan pendapat-pendapat mengenai pembahasan yang ditulis didalamnya, akan
lebih baik jika ada pandangan dari tokoh lain yang bisa mengimbanginya.
D. Penutup
Semoga buku ini akan membantu pembaca untuk memperoleh wawasan. Dengan dihadirkan buku ini kita tak perlu lagi khawatir untuk
menyikapi masalah-masalah yang berkaitan dengan budaya dan agama islam karena
didalam buku ini kita diberi petunjuk untuk menyikapinya. Buku ini merupakan
rekomendasi yang baik untuk pembaca apalagi untuk mahasiswa yang perlu
bimbingan dalam menghadapi persoalan hidup bermasyarakat. Selamat membaca
kawan-kawan...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar